Kamis, 12 April 2012

LAngos

Kalo di Indo, di pinggi jalan banyak yang jualan goreng. Disini beda lagi, warung-warung nya jualan wurst, doner dan langos. Yang menarik adalah langos.

Langos kalo di Indo mirip atau hampir sama dengan kue boong. Cuma disini dibikin lebih lebar dan topping nya dikasi keju, salami, tomat dan saus. Jadi lebih enakkk dan gurih.... Atau bisa juga pake selai strawberi.

Langos ini asli nya dari Hungaria. Dibuat dari tepung terigu dan mashed potaoes tambahannya bisa yogurt, sour cream atau susu. Langos dimakan panas-panas, jadi dibikin pas kita pesan.


ini LANGOS nya. 


Wochenende


Goethehaus
Kalau cuaca cerah dan tidak terlalu dingin, kita selalu jalan-jalan. Walau hanya di kota saja.
Weekend kali ini, mengikuti rute Strassenbahn 8. Ampe halte terakhirnya yaitu di kecamatan Hellerau.
Ternyata daerah ini seperti perkampungan kecil yang terletak di kota atau mirip Desa dalam Kota.
Daerah nya asri banget. Banyak pepohonan, rumah-rumah kayu dan tidak banyak kendaraan.
Adeeeem banget daerah nya, tapi agak jauh dari pusat kota.

Kita jalan di daerah Hellerau bermodalkan peta dari DVB (yg mengurus tansportasi di Dresden).
Peta ini menunjukan, tempat-tempat yang harus kita lihat. Dan peta ini juga membuat rute perjalannya, Dari mana kita harus mulai jalan. Sehingga kita tidak perlu mutar-mutar atau kita tidak akan terlewatkan tempat yang bagus untuk dilihat dan waktu kita jadi efesien banget.
perjalanan di mulai.....

ini petunjuk perjalanan nya.... ^_^




Sekolah pertama di kecamatan Hellerau. Dibangun pada tahun 1913.

Festspielhaus (gadung pertunjukkan)
salah satu rumah kayu yg ada.


rumah-rumah di kecamatan Hellerau

Werkskomplex der Deutschen Werkstätten Hellerau (DWH)






Frühling ist da..... ^_^

Matahari sudah bersinar terang, cuaca juga sudah mulai menghangat. Artinya musim semi sudah datang.
Berarti akan sering hujan, harus selalu bawa payung dan pake jaket hujan. Kuncup-kuncup bunga mulai terlihat dan sebentar lagi berubah menjadi bunga-bunga yang cantik. ^_^

Saat yang tepat untuk jalan-jalan dan menikmati matahari.



Kamis, 05 April 2012

Super Moist.....

Weekend kemaren jalan2 ke daerah Neustadt, makan siang di resto ala Afganistan. Selesai makan kita jalan-jalan sekitarnya, eeee......namu toko yg menjual makan n buku Amrik dan menemukan tepung praktis Betty Crocker *beruntungnya. Tahu ini tepung udah lama, tapi tidak pernah ketemu disini.

Langsung deh....dicoba.
enaaakkk banget ni cake.....lembut bangeet....sesuai dgn yg ditulis Super Moist.
sangat-sangat moissttt.......kalo malas nimbang-nimbang bahan, mending beli ini aza.
1 kotak ini, menghasil 24 cupcake. ^_^

Untuk pemakainnya, tinggal mengikuti petunjuk di kotaknya. Bikin nya cepat n simpel. ^_^



ini tepungnya.... ^_^

Add caption

Kamis, 15 Maret 2012

1001 pertanyaan

Pertanyaan yg selalu di tanyakan di dalam keluarga atau teman. Terutama di Indonesia.
kuliah dimana? kerja di mana? 
udh nikah? udah punya anak? kalau belum, kok blm ada anak? udah di periksa? Si "itu" udh punya anak.....umur udh berapa? jgn kelamaan punya anak nya....bla..blablabla........

duuh......capee deh......ini kan kehidupan ku....suka-suka donk....*kl ada usul dan saran tetap di terima. 
semua yg kami jalani pasti udh kami pikirkan....
ada anak atau tidak, kan kami yang menjalaninya...
mau punya anak juga banyak yg harus dipikirkan....

Sapa sih yang tidak kepengen punya anak......Semua orang yg sudah menikah pasti ingin punya keturunan. 
tp semua itu kan sudah ada yang mengatur. 
kalo belum ada keturunan, ya........berarti emang belum saat nya.
kan bisa di ambil hikmah nya, masih bisa sekolah, jalan2, dll.

Kalau udah punya anak, pikiran udah bercabang. Mau sekolah mikiran anak.
Mau jalan2 mikirina anak, dll.
Apalagi kita yang tinggal di negeri orang antah berantah.
Jauh dari keluarga, hidup dari beasiswa. Mau sekolah, anak harus di titip kan di penitipan anak. 
penitipan anak harus bayar. Kalo sakit, kita tidak bisa sekolah.....ketinggalan kuliah deh......apalagi pas ujian, wah......panik deh......
atau pilihan nya anak tetap di kampung halaman. Berarti harus berjauhan dengan anak. Sedih banget pasti nya......dan rasa rindu selalu datang.....
dan msh banyak masalah2 lain yg akan timbul. 
Tergantung kita, "kuat ga' menghadapi nya". 

Untung nya saya jauh.....jd pertanyaan itu tidak ada saya dengar sampai saat ini. ^_^

*curhat dari seorang teman. 

Selasa, 13 Maret 2012

Bingkang Aceh


Suami minta dibuatkan kue Aceh, yaitu "Bingkang Aceh" yang saya sendiri belum pernah mencobanya. 
Udah 2x membuatnya, selalu lupa difoto kuenya. :((
Bikin nya gampang banget. Tidak mungkin gagal, pasti berhasil.
Hasil nya seperti kue bantat, dan cocok sambil menikmati secangkir kopi. 


BINGKANG ACEH (kue bantat)


BINGKANG ACEH

Bahan-bahan:
  • 5 butir telur bebek   (saya pake telur ayam)
  • 225 gram gula pasir
  • 500 ml santan kental
  • 275 gram tepung terigu
  • 3 sdm margarine, cairkan
  • ½ sdt vanili
  • ½ sdt garam
Cara Membuat:
  • Kocok telur bebek dengan gula pasir sampai mengembang. Matikan mikser, lalu tuang santan sambil terus diaduk.
  • Beri tepung terigu sedikit demi sedikit. 
  • Masukkan margarine cair. Aduk rata.
  • Tuang adonan ke dalam loyang persegi 20cm yang telah diolesi dengan margarine.
  • Panggang dalam oven 160*C selama lk.40 menit,sampai matang dan kue padat. Atau dengan mencoba di tusuk pake tusukan sate, apabila tusuk sate kering berarti kue telah matang. 
Selamat mencoba ^_^

Senin, 12 Maret 2012

Pajak

Banyak hal baru yang kuketehui dari tempat yang baru.

Di lab tempat ku bekerja ada anak magang baru.
Ternyata dia masih SMA, wow.......saya terkejut mendengarnya. Dia magang disini selama 2 minggu.
Tujuan dia disini ingin mengetahui dunia Science dalam hal Steam Cell.
Sehingga kedepannya dia bisa memilih mau ke mana nantinya atau mau kuliah di jurasan apa nantinya.

Aku bertanya dengan suami, "kok bisa?"

Disini bisa, karena lab ini dibiayai oleh negara. Salah satu pendapatan negara adalah PAJAK.
Setiap orang membayar pajak. So, setiap orang boleh melihat dan merasakan kerja di lab.
Intinya, "PAJAK dari rakyat dan untuk kepentingan rakyat juga".

Disini semua orang bisa melihat dan datang ke lab. Setiap tahun, dimana semua lab dibuka untuk umum. Semua orang bisa datang dan melihat, dari anak-anak sampai kakek nenek. Minggu lalu, lab tempatku bekerja ke datangan anak SMA. Mereka berkeliling lab, melihat kita bekerja dan mendapat pengarahan tentang lab ini.

Kapan Indonesia bisa seperti ini?
Kapan dunia Science di Indonesia bisa maju seperti ini?